Setiap harta yang kita miliki adalah titipan dan ada
hak-hak orang lain didalamnya. Untuk itu setiap orang dianjurkan
mengeluarkannya agar keberkahan menghampiri kita. sedekah adalah salah satu
media kita dalam mengeluarkan hak orang lain tersebut. Sedekah bisa diberikan
kepada siapa saja dan dimana saja terutama kepada orang yang membutuhkan.
Salah satu tujuan dari sedekah adalah untuk membuat orang
disekitar kita merasa senang. Dan sudah menjadi kodrat manusia jika saudara
disekitarnya merasa senang maka dia akan merasa senang pula. Dampak dari
sedekah adalah terciptanya kehangatan serta rasa kekeluargaan sehingga
kebersamaanpun akan menjadi lebih indah dan berkah.
Sedekah merupakan amalan yang paling ringan dan besar
dampaknya terhadap kehidupan kita. sedekah yang paling ringan adalah dimulai
dari senyuman, karena senyum kepada saudara kita merupakan amalan yang baik.
Dan ketika kita tersenyum segala virus negatif akan keluar dari tubuh kita
sehingga kita merasa bahagia dan lega ketika melakukannya.
Terkadang kita lupa bahwa sesungguhnya yang menentukan
kebahagiaan dan kesedihan adalah diri kita sendiri. Dan kebahagiaan
sesungguhnya yang patut kita cari adalah kebahagiaan di akhirat serta kesedihan
yang patut kita hindari adalah kesedihan diakhirat kelak. Diakhirat kelak akan
ada seseorang yang meminta dikembalikan kedunia walau hanya sedetik saja agar
bisa bersedekah.
Perlu kita sadari bersama salah satu keutamaan dari
sedekah adalah akan diluaskan pintu rezeki bagi yang mengamalkannya. Allah
telah berjanji bagi orang yang bersedekah akan membalasnya dengan pahala
kebaikan yang berlipat ganda. Sebab itu,
bersedekahlah karena sedekah akan membukakan pintu rezeki kita serta menjauhkan
kita dari berbagai kesusahan.
Kapan
sedekah itu dilakukan
Seperti
yang kita ketahui bersama segala sesuatu yang ada didunia ini hanyalah
sementara. Hidup kita, kaya kita, sehat kita semuanya sementara, pasti akan ada
masa sehat kita, kebahagiaan kita bahkan kehidupan kita akan berakhir. Untuk
itu bersedekah adalah amalan yang baik sebelum segala sesuatu yang ada dalam
diri kita ini berakhir.
Seorang
sahabat bertanya kepada rasulullah, yaa rasulullah sedekah mana yang paling
besar pahalanya? Belaiau menjawab: “ engkau bersedekah saat engkau masih
sehat,saat kamu takut jadi fakir, dan saat kamu berangan-angan menjadi kaya.
Dan janganlah engkau menunda-nunda sedekah itu, hingga nyawamu sampai
ketenggorokan, kamu berkata, “unuk si fulan sekian dan untuk sifulan sekian,
dan harta itu sudah menjadi hak si fulan” (HR. Bukhori dan Muslim)
Berdasarkan
hadits diatas waktu sedekah yang paling
utama adalah sedekah yang dilakukan ketika dalam keadaan sehat dan kita
dianjurkan untuk tidak menunda-nunda dalam melakukan sedekah. Karena kita
sendiri tak pernah mengetahui kapan kesehatan,kebahagiaan, serta kehidupan kita
kan berakhir.
Kepada siapakah kita sedekah
Sesungguhnya
yang menjadi objek sedekah itu bisa siapa saja. Kita bisa saja bersedekah
kepada keluarga, saudara, teman, guru dan masih banyak lagi. Tetapi sedekah itu
lebih utama jika diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan. Dan kita akan
mendapatkan kebahagiaan tersendiri ketika bisa membantu orang yang lebih
membutuhkan.
Salah
satu objek sedekah yang patut kita prioritaskan adalah yatim dan dhuafa. Namun
seringnya kita merasa kesulitan atau canggung ketika harus mencarinya satu persatu.
Tetapi hal itu bukanlah alasan yang menyebabkan kita harus malas untuk
bersedekah, Karena kini telah banyak lembaga-lembaga sosial yang siap
menyalurkan sedekah untuk yatim dan dhuafa.






0 komentar:
Posting Komentar